Analisisdata dan informasi pada beberapa aspek tersebut diperlukan untuk memperoleh gambaran tentang pengaruh dari kebijakan pembangunan daerah yang dilaksanakan pada tahuntahun sebelumnya sekurang-kurangnya selama setahun terakhir dalam rangka mengidentifikasi sasaran prioritas yang belum tercapai, permasalahan yang harus diatasi dan isu-isu
Halhal yang harus dikaji dalam kegiatan AMDAL meliputi aspek fisik-kimia, ekologi, sosial-ekonomi, sosial-budaya, dan kesehatan masyarakat. Pada awalnya, prinsip AMDAL hanya sebagai pelengkap dalam studi kelayakan suatu rencana usaha atau kegiatan pembangunan. Akan tetapi, saat ini prinsip AMDAL sudah menjadi suatu hal yang harus diterapkan.
Didalamberwirausaha juga ada beberapa aspek yang menentukan berhasil tidaknya suatu usaha yang dijalankan. Diantaranya aspek modal, pengelolaan maupun pemasaran. yang harus dilakukan selanjutnya adalah membuat perencanaan. Hal ini berguna sebagai persiapan awal yang mana memiliki dua fungsi yaitu: sebagai pedoman untuk mencapai
PengertianPerencanaan/Planning. Planning atau perencanaan merupakan kegiatan untuk menentukan apa saja yang akan dilakukan terlebih dahulu, sebelum kita melaksanakannya kemudian. Seperti yang diungkapkan oleh Newman (dalam Firmansyah & Mahardhika, 2018, hlm. 35) bahwa planning is deciding in advance what is to be done yang berarti perencanaan
Untukitu menjelaskan lokasi pelaksanaan bisnis dan usaha sangat penting dicantumkan dalam menyusun proposal yang mana hal ini cukup berpengaruh pada kelancaran memperoleh bahan baku, operasional produksi hingga sampai pada tahap pemasarannya. Terdapat 2 aspek utama yang harus diperhatikan ketika akan menentukan lokasi usaha yaitu: Backward
Aspekkelayakan investasi merupakan perencanaan dengan mempertimbangkan beberapa faktor atau aspek yang menunjukkan keuntungan dari adanya investasi. Hal ini bertujuan untuk menentukan layak dan tidaknya suatu investasi. Hal yang mendasari dalam memilih investasi terbaik. Bahkan studi kelayakan investasi juga harus melalui beberapa aspek yang berkaitan dengan kelayakan investasi tersebut
ViWRd8. Perencanaan lokasi usaha Lokasi yang tepat akan mempunyai pengaruh positif bagi kelangsungan usaha. Oleh karena itu, dalam penentuan lokasi perlu mempertimbangkan faktor-faktor yang berpengaruh. Selain itu, juga perlu melihat prospek lokasi tersebut pada masa yang akan datang. Lokasi yang dipilih sebaiknya dapat mendukung untuk mendatangkan keuntungan terbesar. Selain itu, lokasi yang akan digunakan sangat berpotensi tinggi untuk kegiatan usaha. Perencanaan lokasi hendaknya dilakukan sebaik-baiknya. Sebagai bahan pertimbangan, dalam penentuan lokasi perlu meninjau beberapa aspek seperti berikut. a. Aspek teknis-ekonomis Berdasarkan aspek teknis-ekonomis, ada beberapa hal yang perlu dilihat dari lokasi usaha yang direncanakan, yaitu biaya transportasi, sarana jalan, tenaga kerja, sewa tanah, serta sarana listrik dan irigasi. * Biaya transportasi Biaya ini menyangkut transportasi, baik itu dari lokasi usaha dengan tempat penyedia bahan produksi, ataupun lokasi usaha dengan tempat pemasaran. * Sarana jalan Sarana jalan tidak kalah penting. Bila aspek ini tidak diperhatikan, terkadang bisa menaikkan biaya pengangkut-an sehingga akan terjadi penambahan biaya operasional. Tidak jarang suatu lokasi harus dibuatkan sarana jalannya terlebih dahulu karena sangat sulit dijangkau. * Harga tanah Perlu dicari lokasi dengan harga atau sewa tanah yang ringan. Tujuannya untuk mengantisipasi adanya kemungkinan pengembangan usaha di masa yang akan datang. * Sarana listrik dan irigasi Listrik sangat diperlukan dalam menjalankan usaha perikanan. Selain untuk sarana penerangan, listrik diperlukan untuk menjalankan sarana elektronik lain, seperti pompa dan blower. Sementara sarana irugasi mutlak diperlukan, mengingat ikan merupakan organisme yang memerlukan sirkulasi atau pergantian air. Selain itu, dalam menjalankan usaha perikanan non-budi daya, air sangat diperlukan untuk menjaga kebersihan dan untuk aktivitas pencucian sarana lain. b. Aspek iklim Aspek iklim mempengaruhi keberhasilan budi daya perikanan. Umumnya bisnis perikanan tergantung pada faktor alam. Misalnya, curah hujan mempengaruhi sumber air bila curah hujannya sedikit, tentunya daerah tersebut kurang ideal untuk suatu usaha perikanan. Demikian juga sinar matahari berpengaruh terhadap kemampuan hidup dan berkembang biak ikan karena matahari mempengaruhi suhu rata-rata harian. Oleh karena itu, hendaknya jenis ikan yang akan dibudidayakan disesuaikan dengan iklim pada suatu daerah. c. Aspek agronomis Cakupan aspek agronomis antara lain topografi, lokasi, jenis tanah, dan kondisi tanah, serta jenis perairan yang ada di lokasi tersebut. Untuk lokasi budi daya air payau dan laut, kadar salinitas juga ikut mempengaruhi jenis ikan. Misalnya pada tambak. Tambak yang letaknya jauh dari pantai dan dekat sungai mempunyai salinitas rendah. Sementara tambak yang dekat dengan pantai dan sungai mempunyai salinitas sedang. Kedua jenis tambak tersebut cocok untuk tempat memelihara ikan bandeng atau udang karena pengeringannya mudah dilakukan sehingga mudah dipupuk. Bila menggunakan tambak yang dekat sekali dengan pantai, kadar salinitasnya tinggi dan pengeringan airnya sulit sehingga tidak cocok untuk usaha bandeng dan udang. Meskipun terlihat sepele, topografi tetap harus diperhatikan. Bila tidak sesuai, perkembangan ikan akan terganggu. Misalnya, ikan akan kekurangan nafsu makan bila hidup di dataran tinggi suhu terlalu dingin. Dalam memilih lokasi, penting sekall memperhatikan faktor pencemaran. Perlu diperhatikan ada tidaknya industri atau kegiatan-kegiatan yang dapat merusak sumber air di sekitar lokasi. Bila kondisi airnya tercemar akan mengganggu pertumbuhan ikan walaupun telah menggunakan benih unggul. Selain itu, kandungan limbah yang terdapat pada ikan juga akan membahayakan orang yang mengonsumsinya. Selain mempertirnbangkan ketiga aspek di atas, perlu juga melihat aspek lingkungan, social budaya masyarakat di sekitar lokasi, dan kebijaksanaan pengembangan usaha dari pemerintah. Masyarakat di sekitar lokasi usaha perikanan sebaiknya mendukung usaha yang dijalankan dan borientasi terhadap bisnis. Adanya kemungkinan kompetisi dengan pengusaha setempat juga perlu dipertimbangkan. Pustaka Agribisnis Perikanan Revisi Oleh Tim Penulis PS
Strategi memilih lokasi usaha yang strategis merupakan hal yang perlu diperhatikan sebelum membuka usaha. Dalam strategi pemasaran, adanya pemilihan lokasi usaha ini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kesuksesan pemasaran dari sebuah usaha. Semakin strategis lokasi usaha yang dipilih, semakin tinggi pula tingkat penjualan dan berpengaruh terhadap kesuksesan sebuah usaha. Begitu juga sebaliknya, jika lokasi usaha yang dipilih tidak strategis maka penjualan pun juga tidak akan terlalu bagus. Untuk itu sebelum Anda memulai sebuah bisnis atau usaha, pilih terlebih dahulu tempat usaha yang paling tepat untuk pemasaran usaha Anda, lakukan riset dan bandingkan beberapa pilihan tempat sebelum akhirnya Anda menentukan lokasi yang paling strategis bagi usaha Anda. Berikut beberapa faktor yang sebaiknya Anda perhatikan, sebagai bahan pertimbangan strategi memilih lokasi usaha yang strategis sangat mempengaruhi keberhasilan akan produk yang anda tawarkan. Namun mencari lokasi usaha yang strategis pun bukan hal yang mudah. Bahkan budget yang dikeluarkan bisa dikatakan tidak sedikit. Strategi memilih lokasi usaha yang strategis pun tidak semata-mata melihat lokasi yang ramai saja. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Jenis dan sifat usaha menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi usaha. Apabila anda membuka usaha restoran untuk kalangan atas maka pastikan lingkungan yang sekitar usaha anda adalah tempat-tempat bergengsi. Terutama apabila anda membuka usaha jenis makanan maka pastikan memilih lokasi yang luas dan ramai kendaraan berlalu-lalang. Lokasi yang strategis dan memiliki akses yang mudah untuk dilewati berbagai jenis kendaraan menjadi hal yang perlu di pertimbangan. Berikut adalah 9 strategi memilih lokasi usaha 1. Tingkat kepadatan penduduk sekitar lokasi Usahakan memilih lokasi usaha yang memiliki kepadatan penduduk cukup tinggi. Semakin tinggi kepadatan penduduk di suatu lokasi, maka semakin besar pula potensi pasar sebuah usaha. Coba saja bandingkan pendapatan usaha yang lokasinya di daerah pedesaan dengan usaha yang berada di daerah perkotaan, omset yang diperoleh akan sangat jauh berbeda. 2. Besar pendapatan masyarakat sekitar lokasi Besar pendapatan masyarakat yang ada di sekitar lokasi juga mampu mempengaruhi usaha yang akan Anda bangun. Sebab, tingkat pendapatan masyarakat juga akan berpengaruh terhadap daya beli konsumen. Jika Anda ingin menjalankan usaha dengan produk yang harganya sedikit tinggi, sebaiknya pilih lokasi yang daya belinya cukup tinggi misalnya di kota – kota besar. Sedangkan bila ingin menawarkan produk dengan harga yang relatif murah, tidak akan jadi masalah jika Anda memilih lokasi usaha yang daya beli masyarakatnya kurang untuk. Karena konsumen di daerah tersebut lebih mementingkan harga murah, dibandingkan memperhatikan kualitas produk yang dijual. 3. Memperhatikan tingkat keramaian lalu lalang kendaraan yang lewat Perhatikan trafik lalu lalang kendaraan atau pejalan kaki yang lewat, karena hal ini juga mempengaruhi jenis usaha yang cocok di daerah tersebut. Untuk daerah yang dilalui pejalan kaki, usaha toko kelontong atau usaha minuman dingin cocok untuk dibangun di daerah tersebut. Sedangkan untuk lokasi yang banyak dilalui kendaraan bermotor, bisa mencoba usaha bengkel yang lebih dibutuhkan. Sesuaikan jenis usaha Anda dengan para konsumen yang lalu lalang di lokasi tersebut. 4. Banyaknya usaha yang mendukung lokasi tersebut Semakin banyak usaha yang ada di sekitar lokasi, maka konsumen yang datang ke lokasi tersebut juga semakin ramai. Karena di lokasi tersebut terdapat berbagai macam usaha yang menyediakan produk yang berbeda pula, sehingga para konsumen lebih tertarik datang ke lokasi yang terdapat berbagai macam usaha. Misalnya saja lokasi pasar, atau mall yang selalu ramai pengunjung. 5. Sesuaikan dana dengan lokasi usaha yang akan dipilih Biasanya lokasi usaha yang ada di keramaian seperti mall, atau di pinggir jalan yang strategis harga sewanya lebih mahal dibandingkan lokasi usaha yang kurang strategis. Untuk itu sesuaikan dana yang Anda miliki, dengan lokasi usaha yang di pilih. Jangan memilih lokasi yang harga sewanya mahal, tetapi ternyata tidak ramai pengunjung. 6. Pilih lokasi usaha yang tingkat kompetisi rendah Jika di lokasi tersebut sudah banyak usaha yang sejenis dengan usaha Anda, sebaiknya lokasi ini dihindari. Namun jika Anda yakin karena posisinya yang sangat strategis, Anda harus siap bersaing dengan menciptakan inovasi baru yang dapat membedakan usaha Anda dengan usaha lain yang sejenis. 7. Perhatikan pula akses menuju lokasi usaha Usahakan pilih lokasi usaha yang mudah di akses oleh para konsumen. Jika memungkinkan, pilih lokasi usaha yang dilalui transportasi umum. Agar konsumen yang tidak memiliki kendaraan pribadi juga bisa menjangkau lokasi usaha Anda. 8. Tingkat keamanan yang mendukung Lokasi usaha yang aman juga menambah kenyamanan para konsumen. Mereka tidak akan ragu meninggalkan kendaraan mereka di tempat parkir, dan bisa meninkmati pelayanan usaha Anda dengan merasa nyaman. Dengan lingkungan yang aman, Anda bisa mengurangi resiko pencurian maupun perusakan yang bisa terjadi pada usaha yang ada di lokasi kurang aman. 9. Perhatikan kebersihan lokasi usaha Konsumen tidak akan mengunjungi sebuah toko, warung ataupun sebuah outlet yang berada di lingkungan kotor atau kumuh. Mereka akan merasa ragu untuk membeli produk Anda. Untuk itu jaga kebersihan lingkungan sekitar Anda, agar konsumen merasa nyaman berkunjung ke lokasi usaha Anda.
Ilustrasi. Foto Tagar/Ist Jakarta - Perkembangan zaman yang sudah semakin meningkat membuat semua aktivitas berbisnis bisa dilakukan secara online. Namun, memiliki toko fisik juga memberikan banyak keuntungan bagi usaha Anda, selain meningkatkan kepercayaan konsumen, mempunyai toko fisik juga membuat Anda dapat mempermudah operasional lokasi geografis yang strategis untuk membangun usaha sangat memiliki banyak manfaat untuk bisnis Anda, seperti memberikan ruang kerja yang nyaman bagi pegawai Anda, menyimpan stok di gudang yang aman, atau menyediakan bentuk fisik produk untuk pelanggan Anda menentukan lokasi geografis ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan untuk membangun atau memperluas kantor untuk bisnis Anda. Berikut hal-hal penting yang perlu dipertimbangkan ketika menetapkan lokasi untuk bisnis StrategisLokasi adalah hal yang sangat penting, jika lokasi yang Anda pilih strategis dan tepat maka pelanggan akan tertarik untuk melihat bisnis milik Anda. Lokasi yang dipilih juga harus mudah dijangkau, selain itu Anda harus memikirkan akses yang mudah untuk menuju lokasi KeamananPemilihan tingkat keamanan lokasi juga berpengaruh terhadap rasa aman konsumen Anda, maka dari itu penting bagi Anda untuk memilih lokasi dengan tingkat keamanan yang tinggi. Anda juga harus melihat pemukiman sekitar, cocokan lokasi bisnis Anda dengan target konsumen KompetisiDalam memilih lokasi anda juga harus melihat kompetisi lain yang ada di daerah itu, apakah ada yang berjualan sama dengan Anda. Jika Anda satu-satunya yang membuka bisnis di lokasi tersebut, tentunya akan lebih banyak pelanggan yang datang. Jika memang sudah ada bisnis yang sama di tempat tersebut Anda harus lebih berinovasi dalam melakukan penawaran untuk mengambil lebih banyak Biaya bisnis di area tersebutArus kas sangat penting karena menentukan kemampuan bisnis untuk bertahan dan membayar tagihannya. Oleh karena itu, penting untuk meneliti tarif bisnis rata-rata termasuk sewa, tagihan listrik dan pajak di daerah tersebut untuk memastikan Anda mampu membeli tempat tersebut. Biaya tersembunyi sederhana seperti setoran uang keamanan dan apakah konsumen Anda perlu membayar untuk parkir. Memperkirakan segala aspek sangat penting untuk menunjang kesuksesan bisnis Anda Potensi pertumbuhanMemilih lokasi yang strategis memanglah penting tapi apakah dengan lokasi tersebut bisnis Anda berkembang. Lagi-lagi fleksibilitas lokasi bisa menjadi faktor yang sangat penting mengenai kesesuaian tempat untuk kebutuhan bisnis Anda. Dengan lokasi yang mudah dicari dan penawaran bisnis Anda menarik maka potensi pertumbuhan bisnis yang Anda kelola akan berkembang pesat. []Fauzi Maulana RizqiBaca JugaManfaat Teknologi Blockchain untuk Sektor KesehatanMesanovic Block Insight Revolusi Blockchain BosniaMotoGP Gandeng Perusahaan Teknologi Blockchain Asal TurkiIndustri Blockchain Dorong Pembentukan Bursa Kripto
Aspek Penting Dalam Menyusun Perencanaan Bisnis – Menjalankan bisnis kini menjadi tren tersendiri terutama bagi anak muda. Banyak yang mulai berpikir untuk menjalankan usaha sendiri. Hal ini tentu dianggap sebagai upaya membantu pemerintah dalam mengentaskan pengangguran yang semakin banyak. Namun untuk berbisnis, tidak mudah dalam menemukan ide dalam memulai. Ide bisnis memang sebaiknya memiliki keunikan tertentu agar lebih mudah dalam menarik pelanggan. Ide yang sudah ditemukan tidak boleh hanya menjadi ide belaka. Anda harus bisa mewujudkannya menjadi tindakan yang real. Dengan begitu anda bisa mendapatkan hasil dari ide yang didapat. Untuk menjalankan ide tentu dibutuhkan beberapa rencana agar berjalan lancar. Dan itu akan mendukung terwujudnya kesuksesan anda sebagai pengusaha. Oleh karena itu, dibutuhkan rencana matang dan penuh pertimbangan. Jangan lupa untuk membuat rencana yang sekiranya mampu mengatasi halangan dan rintangan yang ada. Baik usaha yang berskala besar maupun kecil, tetap membutuhkan suatu rencana untuk merealisasikannya. Sebab dengan begitu nda akan lebih mudah terarah dalam mengambil langkah maupun keputusan. Mengingat pentingnya sebuah rencana bisnis, berikut 3 aspek penting saat anda menyusun perencanaan bisnis 1. Aspek Ekonomi Aspek Penting Dalam Menyusun Perencanaan Bisnis Aspek ini membahas tentang peluang pasar, marketing, produksi, dan perkiraan keuntungan. Berbagai point tersebut sangatlah penting untuk dibahas supaya anda bisa memiliki keberjalanan bisnis selanjutnya. Anda bisa mengetahui besar perkiraan dari keuntungan yang bisa didapat serta bagaimana pasar menerima produk. Anda pun bisa menentukan sistem produksi agar keuntungan bisa lebih maksimal. Sebab ide menarik pun tidak ada arti jika tidak menghasilkan keuntungan. 2. Aspek Teknis Aspek Penting Dalam Menyusun Perencanaan Bisnis Aspek selanjutnya adalah aspek teknis yang tidak kalah penting dalam rencana anda. Dari teknis pertama yang dilakukan anda dapat menganalisa apakah modal yang ada cukup untuk menjalankan sistem produksi. Tak hanya itu, anda pun bisa melakukan evaluasi terhadap kemampuan sumber daya karyawan, pembelian bahan baku, serta sistem pelayanan. Dengan begitu anda akan semakin menutup kegagalan dalam rencana bisnis yang dijalankan. 3. Jangka Mendatang Aspek Penting Dalam Menyusun Perencanaan Bisnis Hal ini sangat memberikan efek pada jangka waktu mendatang terhadap keberjalanan bisnis anda. Sesuaikanlah rencana bisnis untuk jangka yang panjang. Jangan sampai hanya menjadi rencana bisnis musiman. Sebab hal tersebut bisa mengganggu teknis. Konsumen tentu sangat berharap bisnis anda bisa ikut berkembang seiring zaman. Oleh karena itu, sebagai pengusaha anda harus terbuka terutama akan ilmu dan wawasan. Namun ingat bahwa rencana bisnis tidak ada artinya jika tidak dijalankan. Jadi segeralah buat rencana bisnis anda sekarang juga. Semakin awal memulai maka anda akan semakin banyak belajar selama proses berlangsung. Luangkan pula waktu untuk membaca buku serta mengikuti perkembangan informasi. Dengan begitu wawasan untuk pengembangan bisnis akan semakin luas. Aspek-aspek perencanaan bisnis akan ikut berkembang pula dalam perjalanannya seiring dengan pertumbuhan bisnis itu sendiri. Kami dari Easy Property menyediakan sistem untuk membantu developer & agen-agennya dengan banyak fitur sistem seperti akses ke Availability Unit, penagihan dengan email blast dan sms blast kepada konsumen secara otomatis, data penjualan masing-masing marketing, dan perhitungan komisi marketing yang belum terbayarkan. Kami juga menyediakan Marketing tools berupa Mobile Apps yang juga bisa diakses melalui website sehingga membantu marketing untuk mendapatkan informasi lebih cepat, akurat dan membantu penjualan properti anda. Sumber
Minggu, 2 Oktober 2016 0300 WIB 3 Aspek Penting Saat Mendesain - Kegiatan mendesain bukan sekadar proses menata. Hal ini sama sekali bukan hal yang mudah karena menyangkut beberapa aspek yang dapat memengaruhi hasilnya. Tata sirkulasi udara dan cahaya, sirkulasi manusia untuk kelancara aktivitasnya, tataletak furnitur, hingga kebutuhan dihadirkannya karakter untuk "menghidupkan" ruang dan memberi kenyamanan pada penghuninya, adalah hal-hal yang menentukan saat mendesain. Untuk keberhasilan sebuah desain setidaknya 3 aspek ini harus Arsitektural Interior Aspek yang terkait dengan perencanaan ruang dan proporsional, ini menyangkut efektivitas tataruang, tataletak perabot, dan pemanfaatan kondisi arsitektural interiornya. Hal-hal inilah yang wajib dipertimbangkan bagaimana proporsi setiap benda yang dimasukkan dalam tiap ruang, sehingga setiap benda yang ada di situ memang pada tempatnya, sesuai peran, dan ukuran yang pantas? Bagaimana tataletak elektrikal yang memang tepat sesuai dengan posisi dan fungsi ruang? Bagaimana bentuk plafon, posisi bukaan pintu & jendela yang efisien?2. Estetika - Fungsional Aspek penting saat mendesain selanjutnya adalah memperhatikan estetika dan juga fungsinya. Pemenuhan fungsi memang yang utama, namun estetika ruang akan menjadi kebutuhan tambahan, sehingga saat berada di suatu ruang, pengguna bisa merasa nyaman. Di sini dibutuhkan kemampuan memadukan warna, harmonisasi ukuran, dan peran setiap barang yang diletakkan. 3. Finishing Touch/ Karakterisasi Identitas Ini adalah "pembubuhan tanda tangan" pemilik, membuat tempat tinggal penghuni memang dibuat sesuai kebutuhan dan karakter keluarga mereka. Hal ini tentang perpaduan kebutuhan pasangan pemilik rumah, anak-anak, atau family member lainnya, sehingga tempat tinggal itu menjadi tempat yang tak membosankan dan membuat betah, dan memberikan kualitas kebutuhan papan yang bagaimana iDEA Lovers? Yuk, mulai mendesain dengan memperhatikan aspek pentingnya!Foto Joe Endhy PesuarissaProperti Johanna Ernawati, Bogor Menurut saya APP merupakan studi untuk mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengaplikasikan berbagai aspek-aspek dalam merancang suatu pabrik, sehingga kelak suatu pabrik dapat berjalan dengan semestinya, dapat mengendalikan profitabilitas dan investasi, serta dapat memuaskan kebutuhan aspek-aspek tersebut secara umum meliputi 1. Aspek pasar/pemasaran2. Aspek teknis dan teknologi3. Aspek SDM4. Aspek manajemen5. Aspek lingkunganASPEK PEMASARAN-Secara umum, pasar Dari segi penjual merupakan sekumpulan pembeli yang potensial dan segi pembeli merupakan sekumpulan penjual yang menawarkan produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan pasar merupakan sekumpulan penjual dan pembeli yang potensial dan saling berinteraksi, serta adanya persaingan , demi tujuan pasar merupakan prioritas utama dalam merancang pabrik, kenapa ? Karena pasar merupakan tujuan utama suatu organisasi tersebut didirikan, yaitu memenuhi kebutuhan customer. Oleh karena itu, pasar sangat penting. Dalam menganalisis suatu pasar, kita perlu mengetahui beberapa metode, antara lain Segmentasi memilih pasar sasaran, mencari peluang, identifikasi pesaing, dll. Yang bertujuan memberikan pelayanan yang Targeting memilih, menyeleksi, dan menjangkau Positioning strategi komunikasi agar produk/merek/nama mengandung arti tertentu dan mencerminkan keungggulan terhadap produk/merek/nama/ SWOT analisis mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan TEKNIS DAN TEKNOLOGIPada aspek ini, faktor-faktor yang harus diperhatiakan, Yaitu meliputi Pemilihan dan Perencanaan Produk yang akan diproduksi menghasilkan prototype produk yang mampu melalui tahap industrialisasi & komersialisasi. Kebutuhan konsumen digambarkan dalam profil kebutuhan yang akan diterjemahkan dalam bentuk produk dengan spesifikasi Kapasitas produksi usaha perusahaan untuk mengatasi fluktuasi permintaan agar dapat berproduksi pada jumlah yang diinginkan pabrik menentukan lokasi yang tepat dengan menggunakan berbagai macam metode, seperti analisa pusat gravitasi, analisa transportasi, teknologi meliputi proses dan fasilitas produksi yang digunakan, agar lebih efektif dan SDMSecara umum, aspek sumber daya manusia meliputi tenaga kerja. Dalam hal ini, personil yang dibutuhkan untuk proyek, sesuai dengan pertimbangan pada berbagai tingkat manajemen, produksi, dan aktivitas-aktivitas lain yang seharusnya dinilai secara bersamaan dengan kebutuhan pelatihan pada berbagai level dan pada tingkatan yang berbeda dari suatu yang berpengaruh dalam perencanaan tenaga kerja, meliputi 1. Aspek kuantitas banyaknya jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan2. Aspek kualitas tingkat keterampilan yang dibutuhkan untuk setiap spesifikasi tenaga kerja3. Aspek fisik dan phisico4. skillASPEK MANAJEMENFaktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam aspek manajemen meliputi badan usaha persero, partnership firma, CV, PT, organisasi Yaitu spesifikasi pekerjaan yang harus dilakukan di dalam suatu organisasi dan cara-cara mengaitkan suatu pekerjaan dengan lainnya. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah , Bagan organisasi, rantai komando, kerja perencanaan manajemen rencana trategis, visi dan misi, tujuan, sasaran, rencana taktis, rencana operasional, perencana an kontingensi, manajemen implementasi, dan controling keterampilan teknis, keterampilan hubungan manusia, keterampilan konseptual, keterampilan mengambil keputusan, keterampilan mengelola KEUANGANFaktor-faktor yang mempengaruhi adalah Jumlah dana yang dibutuhkanStruktur pembiayaan sumberPemilihan investasi Beli / Sewa / KerjasamaIRR, NPV, Payback Period vs Interest RateFaktor-faktor yang berhubungan, meliputi Yuridis formalSistem birokrasiIklim politikSitusai perekonomianSistem nilaiLingkungan hidupPerkembangan teknologiSituasi persaingan bisnis Hkdjddbhjzjzknxkkxjdjxjdjdjdjdhgdhdjnxnxnxbxbx Bagaimana cara menentukan kualitas bahan pangan yang baik dan buruk​ berikan promosi untuk menaikan omzet penjualan pada usaha batik​ mengapa seorang wirausahawan harus bijaksana dalam menetapkan harga, apa tujuannya?​ apa perbedaan kompor minyak tanah dengan kompor gas elpiji dan tuliskan masing masing kelebihan dan kekurangan nya tolong dong kak, bagian ungkapan perasaan nya aja, sayurnya sayur untuk bakwan​ salah satu hal penting yang perlu di pertimbangkan dalam usaha budidaya ikan hias adalah unsur-unsur yang terkandung dalam perencana … an produksi dan jelaskan sebab unsur-unsur tersebut sangat penting untuk di pertimbangkan​ apa perbedaan kompor minyak tanah dengan kompor gas elpiji dan tuliskan masing masing kelebihan dan kekurangan nya makanan basah kucing ditaruh di botol aqua yang dipotong apa bisa dimakan kucing? Tuliskan profil usaha grafika di indonesia produk produk nya beserta harga, latar belakang dll 15 4. Pekerjaan berdiri sedapat mungkin dirubah menjadi pekerjaan duduk . Jika tidak mungkin kepada pekerja diberi tempat dan kesempatan untuk duduk. Perancangan Dalam suatu pekerjaan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pekerjaan tersebut. Faktor-faktor penting tersebut terdiri dari manusia, mesin, material, metode, dan manajemen. Diantara faktor-faktor tersebut manusia merupakan faktor paling penting karena manusia berperan sebagai perencana, perancang, dan pengendali serta pengevaluasi dari seluruh jalannya proses. Oleh karena itu faktor manusia harus diperhatikan dengan sebaik-baiknya agar suatu proses dapat berjalan dengan lancar. Perancangan Produk Dalam perancangan produk ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan, diantaranya 1. Pertimbangan fungsional Menganalisis dan memproyeksikan setiap pemecahan masalah produk industri ke arah tepat guna sehingga dapat bermanfaat bagi pemakainya. 2. Pertimbangan teknis Menganalisis dan memperhitungkan setiap kegiatan perencanaan kearah pertimbangan kekuatan, kepresisian, pemanfaatan teknologi yang tepat, Eva Suryani Rancang Ulang Operasi Pembuatan Sewing bag Di Pabrik kantong PT. Semen Padang, 2008. USU e-Repository © 2008 16 pemilihan material, spesifikasi teknis, standar komponen, dan lain-lain yang berhubungan dengan asumsi perencanaan. 3. Pertimbangan ergonomi Menganalisa dan mengadakan penyesuaian-penyesuaian ke arah standar antropometri untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja, kenyamanan, keamanan, dan kesehatan. Prinsip-prinsip Dasar Perancangan Tujuan dasar dari proses perancangan adalah untuk menciptakan sesuatu, bisa berupa produk ataupun peralatan kerja, fungsinya dikehendaki untuk meningkatkan kesejahteraan manusia maupun untuk menambah kemampuan kerja manusia. Melalui proses perancangan produk semua faktor yang berkaitan dengan karakteristik manusia berupa kelebihan, kekurangan ataupun keterbatasannya akan diperhatikan secara seksama. Ada 2 prinsip perancangan, yaitu 1. Seorang perancang produk harus menyadari benar bahwa faktor manusia akan menjadi kunci sukses operasional sebuah produk dalam sebuah rancangan sistem kerja manusia dan mesin. 2. Seorang perancang produk juga harus menyadari bahwa setiap produk akan memerlukan informasi-informasi detail dari semua faktor yang terkait dalam setiap proses perancangan. Kelebihan dan keterbatasan manusia sangat perlu diperhatikan. Eva Suryani Rancang Ulang Operasi Pembuatan Sewing bag Di Pabrik kantong PT. Semen Padang, 2008. USU e-Repository © 2008 17 Aspek-aspek dalam Perancangan Dalam perancangan produk ada beberapa aspek yang diperhatikan oleh seorang perancang yang berkaitan dengan faktor manusia, yaitu 1. Aspek Anatomi a. Antropometri b. Biomekanik aplikasi sumber daya dari model biologi manusia dengan menggunakan ilmu mekanika 2. Aspek Fisiologi a. Fisiologi kerja pendayagunaan energi, fungsi, dan koordinasi organ tubuh b. Fisiologi Lingkungan dampak lingkungan fisik terhadap fungsi kerja organ 3. Aspek Psikologi a. Psikologi keterampilan proses informasi dan pembuatan keputusan b. Psikologi kerja pelatihan upaya perbedaan individual Anthropometri
jelaskan aspek aspek yang harus diperhatikan dalam perencanaan lokasi usaha